oleh

Pantau Panen di Desa Bahari, Kapolsek Tojo Targetkan 2,5 Ton Jagung per Setengah Hektar

-Touna-105 Dilihat

TOUNA – Kepolisian Sektor (Polsek) Tojo terus berkomitmen mengawal program ketahanan pangan nasional di wilayah hukumnya. Pada Kamis pagi (5/2/2026), jajaran Polsek Tojo melakukan peninjauan langsung terhadap perkembangan produktivitas lahan jagung di Desa Bahari, Kecamatan Tojo.

Kegiatan pengecekan ini dipimpin oleh Ps. Kanit Binmas Polsek Tojo, Aiptu Kasman, bersama Bhabinkamtibmas Aipda Akmal. Fokus utama peninjauan adalah lahan milik Bapak Yunus Nento seluas 0,5 hektar yang kini memasuki masa panen.

Baca Juga:  Ciptakan Keamanan dan Ketertiban Selama Ramadhan, Polres Touna Laksanakan Patroli Dialogis

Kapolsek Tojo, IPTU I Gusti Lanang Mardika, S.H., menjelaskan bahwa tanaman jagung yang dipanen kali ini merupakan hasil penanaman kuartal keempat yang dimulai sejak Oktober 2025 lalu. Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, produktivitas lahan tersebut menunjukkan hasil yang positif.

“Dari luas lahan sekitar setengah hektar ini, diperkirakan hasil panen mencapai 2,5 ton. Ini merupakan capaian yang baik bagi petani lokal,” ujar IPTU I Gusti Lanang Mardika dalam keterangannya.

Baca Juga:  Berikan Rasa Aman, Kapolsek Ampana Kota dan Bhabinkamtibmas Hadir Dalam Kegiatan GMP

Lebih lanjut, Kapolsek menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah lahan pertanian bukan sekadar melakukan pengecekan rutin, melainkan untuk memberikan motivasi kepada masyarakat. Ia mengajak warga untuk lebih serius dalam memanfaatkan lahan demi memperkuat kemandirian pangan daerah.

“Kami terus menyampaikan kepada warga untuk mendukung penuh program Pemerintah Pusat terkait ketahanan pangan. Salah satu fokus utamanya adalah peningkatan produktivitas jagung sebagai komoditas strategis,” tambahnya.

Baca Juga:  Polres Touna Kawal dan Amankan Pawai Obor Sambut Bulan Suci Ramadhan 1446 Hijriah

Melalui kegiatan ini, Polsek Tojo berharap sinergi antara kepolisian dan kelompok tani semakin erat, sehingga kendala di lapangan dapat terdeteksi sejak dini guna memastikan ketersediaan pangan di wilayah Kabupaten Tojo Una-Una tetap terjaga.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *