oleh

Bantuan Polri dan Bulog, Petani Jagung di Tojo Una-Una Panen dan Langsung Dibayar Tunai

-Touna-44 Dilihat

Portal Sulteng, Touna – Petani jagung di Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, kini bisa bernapas lega. Berkat kerja sama antara Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan Perum Bulog, hasil panen mereka langsung diserap dan dibayar tunai.

Pada Senin (22/9/2025) yang lalu di wilayah Ampana Tete, Kapolsek Ampana Tete, Iptu Rochmat Ari Purwanto, secara simbolis menyerahkan hasil panen jagung kepada Bapak Harianto, perwakilan mitra Bulog Cabang Poso.

Jagung yang diserahkan memenuhi semua persyaratan yang ditetapkan Bulog, baik dari segi administrasi maupun kualitas (grade).

Baca Juga:  Kapolres Tojo Una-Una Gelar "Minggu Kasih" di Gereja Calvary Ampana, Jalin Komunikasi dengan Jemaat

Panen Dua Petani Diserap, Total 1.701 Kg

Dalam penyerahan tersebut, ada dua petani yang hasil panennya diserap. Pertama, Bapak Agus Suyitno, petani dari Desa Pusungi, Ampana Tete, yang menyerahkan 6 karung jagung dengan berat total 497 kg.

Kedua, Bapak I Wayan Budiadi, petani dari Desa Longge, Ampana Tete, yang menyerahkan 14 karung jagung seberat 1.204 kg. “Total jagung yang diserahkan hari ini mencapai 1.701 kg,” ujar Iptu Rochmat Ari Purwanto.

Baca Juga:  Hadiri Paripurna DPRD, Wakapolres Touna Tegaskan Dukungan Polri Terhadap Implementasi Perda Baru

“Seluruh pembayaran telah langsung ditransfer ke rekening masing-masing petani, sehingga mereka bisa segera memanfaatkan hasilnya,” tambahnya.

Pernyataan Kapolsek: Wujud Dukungan Ketahanan Pangan

Kapolsek Ampana Tete, Iptu Rochmat Ari Purwanto, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi antara Polri dan Bulog dalam menyerap hasil panen petani.

Hal ini juga menjadi wujud nyata dari Program Polri Mendukung Ketahanan Pangan, yang bertujuan mewujudkan Visi Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas.

Baca Juga:  Polsek Ampana Tete Kawal Program Kedisiplinan di SRT 60 Tojo Una-Una

“Kerja sama ini sangat penting untuk memastikan hasil panen petani bisa terserap dengan baik dan mereka tidak mengalami kesulitan dalam menjualnya,” kata Iptu Rochmat Ari Purwanto.

“Kami berharap, program ini bisa terus berlanjut dan memberikan manfaat besar bagi kesejahteraan para petani di wilayah Tojo Una-Una,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *