oleh

Wakapolres Touna Pimpin Pemakaman Kedinasan Kompol (Purn) Taiyeb S. Lawadang

-Touna-22 Dilihat

Portal Sulteng, TOUNA – Polres Tojo Una Una menggelar upacara persemayaman dan pemakaman secara kedinasan Kepolisian Republik Indonesia bagi almarhum Kompol (Purn) Taiyeb S. Lawadang, S.H., di Kelurahan Dondo, Kecamatan Ratolindo, Kabupaten Tojo Una Una, Senin (13/7/2026).

Upacara penghormatan terakhir tersebut dipimpin oleh Wakapolres Tojo Una Una, Kompol Junus Djoni Achpah selaku Inspektur Upacara. Sementara Perwira Upacara dijabat Kabag SDM, AKP Muh. Natsir, S.H., dan Komandan Upacara dipimpin Ka SPKT, Ipda Elhenson Paramata, S.H.

Baca Juga:  Lapas Kelas IIB Ampana Klarifikasi Dugaan Keterlibatan Narapidana dalam Kasus Penyelundupan Narkotika

Prosesi persemayaman dilaksanakan di rumah duka di Jalan Wolter Monginsidi, Kelurahan Dondo, sebelum dilanjutkan dengan pemakaman di Tempat Pemakaman Umum Jalan Tanjung Kramat, Kelurahan Dondo, Kecamatan Ratolindo.

Turut hadir dalam upacara tersebut para Pejabat Utama (PJU) Polres Tojo Una Una, personel Polres, Bhayangkari, serta keluarga besar almarhum yang memberikan penghormatan terakhir atas jasa dan pengabdian almarhum selama berdinas di institusi Polri.

Almarhum Kompol (Purn) Taiyeb S. Lawadang, S.H., merupakan purnawirawan Polri dengan pangkat terakhir Komisaris Polisi (Kompol) dan jabatan terakhir sebelum purnatugas adalah Kasubbag Hukum Bag SDM Polres Tojo Una Una.

Baca Juga:  Harumkan Nama Daerah, Kapolres Touna Bangga Atlet Dojang Polres Sabet 7 Medali

Dalam prosesi penyerahan jenazah, pihak keluarga yang diwakili mantan Wakil Bupati Tojo Una Una, Admin A.S. Lasimpala, S.I.P., menyerahkan jenazah almarhum kepada Kepolisian Republik Indonesia, dalam hal ini Polres Tojo Una Una, untuk dimakamkan secara kedinasan.

Kabag SDM Polres Tojo Una Una, AKP Muh. Natsir, S.H., menyampaikan bahwa sebelum meninggal dunia, almarhum sempat menjalani perawatan di RSUD Ampana.

Baca Juga:  Wakili Kapolres Touna, Kasat Samapta Hadiri Rapat Pembahasan Penertiban PKL

“Almarhum dirawat di RSUD Ampana dengan gejala penurunan kesadaran, sesak napas, dan demam. Pada pukul 00.04 Wita, almarhum dinyatakan meninggal dunia,” ungkap AKP Muh. Natsir.

Ia menambahkan, upacara pemakaman secara kedinasan merupakan bentuk penghormatan dan penghargaan dari institusi Polri atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian almarhum selama menjalankan tugas sebagai anggota Polri.

“Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *