oleh

Dukung Ketahanan Pangan, Kapolsek Ulubongka Tinjau Kesiapan 50 Ton Jagung Petani Masuk Bulog

-Touna-63 Dilihat

TOUNA – Kapolsek Ulubongka, Iptu Muhajir Wonti, terjun langsung memantau potensi komoditas pangan lokal di Desa Cempa, Kecamatan Ulubongka, Jumat (30/1/2026) siang. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan stok jagung milik petani setempat yang akan segera diserap oleh Bulog Poso.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek didampingi Kanit Binmas dan Bhabinkamtibmas mengunjungi gudang milik Ansar Baramang, atau yang akrab disapa Haji Anca.

Baca Juga:  Kapolsek IPTU Maryanto Hadiri Acara Silahturahmi menjelang Ramadhan di wilayah Kecamatan Ampana Kota

Langkah ini diambil sebagai bentuk dukungan Polri terhadap stabilitas ekonomi petani dan penguatan ketahanan pangan di wilayah hukum Polsek Ulubongka.

Iptu Muhajir Wonti menjelaskan bahwa pengecekan ini penting dilakukan guna memastikan hasil panen petani memenuhi kualifikasi standar yang ditetapkan oleh Bulog.

“Kami melakukan pengecekan langsung terhadap stok jagung yang tersedia. Total ada sekitar 50 ton jagung dengan kadar air 14 persen. Saat ini, sedang dalam proses pembersihan menggunakan blower agar sesuai dengan standar mutu Bulog Poso,” ujar Iptu Muhajir.

Baca Juga:  Kunjungi Lahan Pertanian Milik Warga, Wakapolres Touna Ajak Petani Konsisten Tanam Jagung

Kapolsek menambahkan, kehadiran Polri di tengah para petani bukan hanya untuk pengamanan, tetapi juga untuk memberikan motivasi serta memastikan alur distribusi hasil panen berjalan lancar tanpa kendala.

“Kami mendukung penuh upaya para petani dalam menyuplai kebutuhan pangan daerah. Dengan terserapnya hasil panen seberat 50 ton ini ke Bulog, kita berharap kesejahteraan petani di Desa Cempa semakin meningkat dan stok pangan nasional tetap terjaga,” tambahnya.

Baca Juga:  Mahasiswa Touna Gelar Aksi Solidaritas, Tuntut Keadilan untuk Korban Ojol

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 11.30 WITA tersebut berjalan lancar. Kapolsek juga menyempatkan berdialog dengan pemilik jagung terkait tantangan yang dihadapi petani selama masa panen hingga proses penjualan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *