Portal Sulteng, Touna — Jajaran Polwan Polres Tojo Una-Una merayakan Hari Polwan ke-77 dengan cara yang penuh makna. Pada Jumat (29/8/2025), mereka mengunjungi SMP Negeri 3 Ampana untuk menggelar sosialisasi yang tak biasa, menggabungkan edukasi keselamatan berkendara dengan kampanye “Rise and Speak”. Tujuannya jelas: memberdayakan siswi untuk melawan kekerasan dan berani bersuara.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Polwan senior, Aipda Noviyanti, S.H., bersama tim gabungan. Di hadapan ratusan siswa, mereka tak hanya membahas aturan lalu lintas, tetapi juga mengangkat isu yang sering kali terabaikan, yakni pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Aipda Noviyanti menegaskan bahwa keberanian untuk bersuara adalah kunci. Dalam sesi “Rise and Speak”, ia menginspirasi para siswi untuk tidak diam saat mengalami atau melihat kekerasan.
“Kami ingin adik-adik tahu bahwa kalian punya suara. Jangan pernah takut untuk bicara jika ada yang mengganggu atau melecehkan,” tegasnya. “Polisi dan Polwan ada di sini untuk melindungi kalian.” Pesan ini disambut antusias oleh para peserta yang menyimak dengan serius.
Selain itu, sebagai bentuk kecintaan pada negara, tim Polwan juga membagikan dan memasangkan Bendera Merah Putih kepada pengendara sepeda motor.
Aksi ini menjadi simbol bahwa peran polisi wanita kini meluas, dari penegak hukum menjadi agen perubahan yang peduli pada setiap aspek kehidupan masyarakat, termasuk menanamkan rasa nasionalisme.
Lebih lanjut, Aipda Noviyanti menekankan pentingnya kolaborasi antara polisi dan masyarakat. “Peran Polwan sangat beragam. Kami hadir di tengah-tengah masyarakat, merangkul, mengedukasi, dan memastikan hak-hak perempuan dan anak-anak terlindungi,” jelasnya.
Ia berharap, kampanye “Rise and Speak” akan menjadi bekal berharga bagi para siswi untuk menghadapi tantangan di masa depan dengan penuh keberanian.






Komentar