oleh

Animo Penerimaan Polri 2025 di Sulteng Cukup Tinggi, Karo SDM: No Calo No KKN

-Touna-417 Dilihat

PALU, Penerimaan calon anggota Polri tahun anggaran (T.A) 2025 pada Panitia Daerah (Panda) Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) mulai ditutup terhitung mulai tanggal 6 Maret 2025.

Animo putra putri di Sulawesi Tengah yang mendaftar menjadi calon anggota Polri tercatat sebanyak 2044 dan yang telah melakukan verifikasi hingga hari terakhir sebanyak 1800.

“Animo pendaftar penerimaan menajdi anggota Polri di Provinsi Sulawesi Tengah cukup tinggi, jumlah pendaftar yang terverfikasi sebanyak 1795 peserta,” ungkap Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Kombes Pol. Heru Budi Prasetyo di Palu, Jumat (7/3/2025)

Baca Juga:  Sholat Jumat Keliling, Wakapolres Touna Ajak Jamaah Masjid As Sunah Jaga Kamtibmas

Dari jumlah 1795 yang telah melakukan verifikasi dan siap mengikuti seleksi ungkap Karo SDM Polda Sulteng, dapat dirinci sebagai berikut :

1. Taruna Akademi Kepolisian, jumlah pendaftar terverfikasi 74 terdiri dari 64 pria dan 10 wanita.

2. Bintara Polri, jumlah pendaftar terverifikasi 1658 terdiri dari 1463 pria dan 195 wanita, pendaftar dari Bintara Polri terbagi dalam 9 jurusan, diantaranya Bintara Tugas Umum, Bintara Brimob, Bintara Polair, Bintara Kompetensi khusus (Bakomsus) Tenaga Kesehatan, Bakomsus Siber, Bakomsus Gizi, Bakomsus Akutansi, Bakomsus Hukum, Bakomsus Tata Boga.

Baca Juga:  Tanpa Toleransi, Wakapolres Touna Pimpin Sidang Maraton Terhadap Dua Personel

3. Tamtama Polri, jumlah pendaftar dan terverifikasi sebanyak 63 yang kesemuanya pria.

Lanjut Kombes Pol. Heru Budi Prasetyo menjelaskan tahap seleksi penerimaan terpadu anggota Polri tahun anggaran 2025, hari ini memasuki tahap penanda tanganan pakta Integritas dan pengambilan sumpah penerimaan terpadu anggota Polri T.A 2025.

Baca Juga:  Ops Patuh Tinombala 2025: Polisi Gencar Patroli dan Beri Edukasi Lalu Lintas di Ampana Kota

“Saya berharap dalam penerimaan terpadu anggota Polri tahun 2025 benar-benar dapat dilaksanakan dengan prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis (BETAH). Percaya kepada kemampuan diri sendiri, No Calo No KKN,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *