Portal Sulteng, TOUNA – Guna menjamin ketenangan masyarakat di waktu subuh, Satuan Samapta (Satsamapta) Polres Tojo Una Una mengerahkan personel untuk melaksanakan patroli antisipasi balap liar dan gangguan kamtibmas, Jumat (27/2/2026).
Patroli yang berlangsung mulai pukul 05.15 hingga 06.00 WITA ini menyasar sejumlah titik yang kerap menjadi lokasi berkumpulnya warga maupun area rawan balap liar, di antaranya Jembatan Hayal, Jalur Dua Pasar Sansarino, hingga kawasan Bandara Tanjung Api.
Dengan menggunakan kendaraan roda empat, tim yang terdiri dari Aiptu Abbas, Bripka Devid W, Bripka Elly Akbar P, dan Bripka Rekwanli A. R. melakukan penyisiran intensif untuk memastikan aktivitas warga pasca-sahur berjalan aman tanpa gangguan kebisingan maupun aksi berbahaya di jalan raya.
Kapolres Tojo Una Una melalui Kasat Samapta, AKP Hartono, menegaskan bahwa kehadiran polisi di lapangan bertujuan utama untuk memberikan rasa aman dan memastikan keselamatan warga.
“Tujuan utama patroli ini adalah menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, mencegah kejahatan, serta memastikan keselamatan warga. Giat ini juga berperan penting dalam meningkatkan hubungan antara polisi dengan masyarakat,” ujar AKP Hartono.
Beliau menambahkan bahwa patroli rutin ini efektif dalam menjaga ketertiban umum, terutama di jalan-jalan protokol dan tempat publik lainnya.
Kehadiran petugas diharapkan mampu menciptakan suasana yang nyaman serta membentengi masyarakat dari potensi gangguan kamtibmas maupun tindak kriminalitas.
Selain menjaga ketertiban secara umum, fokus utama dalam operasi pagi ini adalah memutus ruang gerak para pelaku balap liar yang sering meresahkan pengguna jalan.
“Kami ingin memastikan situasi tetap kondusif selama aktivitas warga berlangsung. Salah satu target utama kami adalah mencegah kegiatan balap liar yang berisiko tinggi bagi pelaku maupun orang lain,” tambah AKP Hartono.
Hingga patroli berakhir pukul 06.00 WITA, situasi di seluruh titik sasaran dilaporkan terpantau aman, kondusif, dan terkendali. Tidak ditemukan adanya aktivitas balap liar maupun kerumunan yang berpotensi memicu kerawanan.






Komentar