oleh

Perkuat Stok Pangan, Kapolsek Ampana Tete Minta Petani Jual Jagung ke Bulog

-Touna-47 Dilihat

Portal Sulteng, TOUNA – Menjelang musim tanam di akhir Januari 2026, jajaran Polsek Ampana Tete mulai melakukan langkah proaktif dengan meninjau kesiapan lahan pertanian di wilayahnya.

Pada Senin (26/1/2026), Bhabinkamtibmas Desa Pusungi, Brigpol Agus Putra Andika, melakukan pengecekan langsung di lahan milik Bapak Rustam yang terletak di Dusun Kakar, Desa Pusungi, Kecamatan Ampana Tete.

Lahan seluas kurang lebih dua hektar tersebut saat ini tengah dipersiapkan untuk penanaman jagung, sembari menunggu intensitas hujan yang diprediksi akan tiba dalam waktu dekat.

Baca Juga:  Sukseskan Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Polsek Ampana Kota Kunjungi Lahan Pertanian Warga

Kapolsek Ampana Tete, AKP Rochmat Ari Purwanto, S.M., menegaskan bahwa pendampingan terhadap petani bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari komitmen Polri dalam menyukseskan program ketahanan pangan nasional.

Dalam pernyataannya, AKP Rochmat mengimbau para petani agar nantinya dapat menyalurkan hasil panen jagung mereka ke Badan Urusan Logistik (Bulog). Menurutnya, hal ini sangat krusial untuk memastikan penyerapan komoditas lokal berjalan maksimal.

Baca Juga:  Langkah Nyata Polsek Ampana Tete Kawal Penyerapan Jagung Lokal di Desa Pusungi

“Kami menyampaikan kepada para petani agar kiranya hasil pertanian berupa jagung dapat dijual ke Bulog. Langkah ini bertujuan untuk mengoptimalkan penyerapan jagung di wilayah Ampana Tete,” ujar AKP Rochmat.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa koordinasi antara petani dan Bulog akan membantu menjaga stabilitas harga di tingkat produsen sekaligus memperkuat stok pangan daerah.

Baca Juga:  Wujudkan Sinergi, Kapolsek Ampana Tete Hadiri Peringatan Maulid di Desa Pusungi

“Kegiatan ini merupakan bagian dari program Polri untuk mendukung penuh pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan, khususnya di wilayah hukum Polsek Ampana Tete,” pungkasnya.

Kehadiran Polri di tengah lahan pertanian ini diharapkan mampu memberikan motivasi bagi para petani untuk meningkatkan produktivitas mereka di awal tahun 2026 ini.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *