Portal Sulteng, TOUNA – Kasat Binmas Polres Tojo Una-Una, AKP Agus Habibie, memimpin upacara bendera di SMKN 1 Ampana Tete, Senin (19/01/2026). Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya kedisiplinan dan budi pekerti sebagai fondasi utama pelajar.
AKP Agus Habibie memberikan peringatan keras terkait insiden kekerasan pelajar terhadap guru yang sempat viral di daerah lain. Ia meminta seluruh siswa SMKN 1 Ampana Tete untuk tidak meniru tindakan anarkis tersebut yang dapat merusak nama baik sekolah dan masa depan pribadi.
“Hormati guru dan orang tua. Jangan sampai ada tindakan kekerasan terhadap tenaga pendidik di sekolah ini. Selain mencoreng dunia pendidikan, tindakan tersebut memiliki konsekuensi hukum,” tegasnya.
Terkait maraknya aksi perundungan (bullying), Kasat Binmas mengingatkan dampak seriusnya terhadap mental korban, mulai dari kecemasan hingga depresi. Ia menegaskan bahwa pelaku perundungan, baik fisik maupun verbal, dapat diproses secara hukum.
“Hentikan bullying. Hal ini tidak hanya menyakiti sesama teman, tapi juga merugikan pelaku secara hukum dan sosial,” tambah Agus.
Selain itu, para siswa diimbau bijak dalam menggunakan media sosial. Kasat Binmas meminta pelajar waspada terhadap konten negatif atau tayangan kekerasan yang dapat memicu perilaku menyimpang.
Wakasek SMKN 1 Ampana Tete, Arifuddin, S.P., menyambut positif kehadiran jajaran Sat Binmas. Menurutnya, edukasi ini sangat penting untuk membentuk mentalitas siswa yang taat aturan dan beretika.
Dalam kegiatan ini, Kasat Binmas didampingi jajaran personel Sat Binmas Polres Tojo Una-Una untuk memastikan pesan Kamtibmas tersampaikan langsung kepada seluruh peserta upacara.






Komentar