oleh

Isi Ramadhan 2026, Sat Binmas Polres Touna Gelar Buka Puasa dan Salat Berjamaah di Desa Sabulira Toba

-Touna-51 Dilihat

Portal Sulteng, TOUNA – Mengisi momentum bulan suci Ramadhan 2026, Satuan Binmas Polres Tojo Una-Una (Touna) menggelar kegiatan tematik dengan menyambangi Pondok Pesantren Miftahul Khoir di Desa Sabulira Toba, Kecamatan Ratolindo, Jumat (27/2/2026).

Acara yang dimulai pukul 17.30 WITA tersebut dikemas dalam bentuk buka puasa bersama dan salat berjamaah, yang bertujuan untuk mempererat kedekatan antara Polri dengan tokoh agama serta para santri.

Dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Touna, AKP Agus Habibie, kegiatan ini turut didampingi oleh jajaran Kanit dan staf Sat Binmas, di antaranya Aiptu Sempo, Aiptu H. Abdullah, Aiptu Ade Saiful, Aipda Zulkifli. M, dan Aipda Naek Sihotang.

Baca Juga:  Sat Binmas Polres Touna Minta Tokoh Agama Himbau Masyarakat Jaga Kamtibmas Selama Ramadhan

Dalam keterangannya, AKP Agus Habibie menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah lingkungan pesantren bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk dukungan moril bagi para santri yang sedang menimba ilmu agama di bulan penuh berkah.

Baca Juga:  Kapolres Touna dan Wakapolres Beri Arahan Tegas: Personel Dilarang Terlibat Narkoba hingga Judi Online

“Kami melaksanakan buka puasa bersama ini untuk memupuk kebersamaan dengan para santri dan orang tua wali. Momen ini menjadi ruang bagi kami untuk berinteraksi langsung dalam suasana yang hangat dan religius,” ujar AKP Agus Habibie.

Setelah santap buka puasa bersama, rombongan Sat Binmas melanjutkan agenda dengan melaksanakan salat Magrib berjamaah di Masjid Pondok Pesantren bersama seluruh santri dan wali santri yang hadir.

Baca Juga:  Ops Patuh Tinombala 2025: Polres Tojo Una-Una Galakkan Keselamatan Berlalu Lintas di Dua Titik Strategis!

Kegiatan Tematik Ramadhan 2026 ini mendapat sambutan positif dari pihak pondok pesantren. Pengasuh Ponpes Miftahul Khoir menyampaikan apresiasinya atas inisiatif Polres Touna yang dinilai memberikan dampak psikologis positif bagi para santri melalui kehadiran figur pelindung masyarakat di tengah mereka.

“Apresiasi dari pengasuh pondok tentu menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menjalankan program-program pembinaan masyarakat yang berbasis pada pendekatan humanis,” tutup Kasat Binmas.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *