oleh

Kapolres Touna Pimpin Panen Raya Jagung Tahap II Binaan Polres Touna

-Touna-51 Dilihat

Touna – Polres Tojo Una Una laksanakan Panen Raya Jagung Tahap II dilahan binaan Polres Tojo Una Una di Desa Patingko Kecamatan Ratolindo Kabupaten Tojo Una Una, Senin (02/05/2025) pukul 09.30 Wita.

Kegiatan dipimpin oleh Kapolres Touna AKBP Ridwan J. M Hutagaol, S.I.K., S.H. didampingi Wakapolres Kompol Mulyadi, para PJU dan dihadiri oleh Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Tojo Una Una.

Hadir pula Danramil 1307 05 Ratolindo, Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Dinas Pertanian, Camat Ratolindo, Kades Patingko, Kades Sabulira Toba, Kapolsek Ampana Kota dan Penyuluh Dinas Pertanian.

Baca Juga:  Undang Awak Media, Polres Touna Gelar Konferensi Pers Akhir Tahun 2024

Pada kesempatan tersebut, Kapolres AKBP Ridwan bersama tamu undangan lainnya melakukan panen secara simbolis dilahan seluas 2,5 hektar dan diperkirakan estimasi perolehan hasil panen sekitar 10 ton.

Kapolres Tojo Una Una AKBP Ridwan melalui Plt. Kasihumas Iptu Martono mengatakan, adapun luas keseluruhan Lahan Panen Raya Jagung Tahap II binaan Polres Tojo Una Una una sekitar 20 Hektar.

Baca Juga:  Polsek Ampana Tete Dampingi Panen Jagung di Bantuga dan Borone, Dorong Penyerapan ke Bulog

“Dari luas keseluruhan tersebut, diperkirakan estimasi perolehan hasil panen sekitar 100 Ton. Namun saat untuk lokasi panen raya hanya sebesar 2,5 Ha dan perolehan hasil panen sekitar 10 ton,” ujarnya.

Iptu Martono menambahkan, panen raya komoditas jagung tahap II binaan Polres Tojo Una Una merupakan hasil sinergitas antara Polres Tojo Una Una, Pemerintah dan Stakeholder terkait.

Baca Juga:  Polres Touna Kawal Ketat Pembangunan SUTT Toili-Ampana

“Hal ini dalam rangka mensukseskan Kebijakan Pemerintah RI terkait Ketahanan dan Swasembada Pangan Tahun 2025 khususnya di wilayah Kabupaten Tojo Una Una,” lanjut Plt. Kasihumas Iptu Martono.

“Kami berharap, melalui panen raya ini dapat memperkuat ketahanan pangan nasional, mendukung kesejahteraan petani, memperkuat ekonomi desa, mendorong kemandirian masyarkat,” ungkapnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *