TOUNA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ampana mengikuti kegiatan Sosialisasi Standarisasi Dapur Sehat Pemasyarakatan secara virtual melalui platform Zoom Meeting pada Kamis (5/12/24).
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Direktorat Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas), sebagai bagian dari upaya mendorong pencapaian indikator kinerja di bidang perawatan kesehatan dan rehabilitasi.
Acara ini bertujuan untuk mengoptimalkan penyelenggaraan makanan sehat bagi warga binaan pemasyarakatan melalui koordinasi yang erat dengan para pemangku kepentingan terkait.
Dalam sambutannya, Direktur Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi, M.Hilal, menekankan pentingnya standar dapur sehat sebagai salah satu aspek utama dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang layak dan mendukung kesehatan warga binaan.
Sosialisasi ini juga menghadirkan beberapa narasumber yang memberikan materi terkait penyusunan menu makanan sehat, manajemen dapur, dan pentingnya keterlibatan stakeholder seperti dinas kesehatan dan penyedia bahan pangan.
Peserta dari berbagai UPT Pemasyarakatan seluruh Indonesia mendapatkan panduan teknis serta berbagi pengalaman terkait praktik terbaik dalam pengelolaan dapur.
Selain itu, kegiatan ini juga menekankan perlunya pemantauan dan evaluasi secara berkala terhadap pengelolaan dapur sehat, termasuk pelaporan secara transparan untuk memastikan akuntabilitas.
Lapas Ampana sendiri telah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan dapur sesuai dengan standar yang ditetapkan Dirjen Pas.
Sementara itu, Kalapas Ampana, Luther Toding Patandung mengatakan, melalui sosialisasi ini, Lapas Ampana dapat semakin memahami pentingnya kolaborasi dengan pihak-pihak terkait dalam pengelolaan dapur sehat.
“Kegiatan ini adalah langkah strategis untuk mendukung kesehatan dan kesejahteraan warga binaan,” ujar Luther.
Luther berharap dengan adanya kegiatan ini, Lapas Ampana semakin optimal dalam menyelenggarakan pelayanan makanan yang mendukung kesehatan warga binaan.
“Hal ini juga sejalan dengan tujuan jangka panjang Dirjen Pas dalam menciptakan sistem pemasyarakatan yang lebih humanis dan berbasis Kesehatan,” pungkas Luther.(Red/Humas)







Komentar