oleh

Kebakaran Lahan di Malotong, Api Meluas ke Bahu Jalan Trans Marowo-Ampana

-Touna-286 Dilihat

Portal Sulteng, TOUNA – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di lahan/kebun milik warga di Jalan Trans Sulawesi, Kelurahan Malotong, Kecamatan Ampana Kota, Kabupaten Tojo Una-Una, Kamis (17/9/2026) petang.

Kapolsek Ampana Kota Polres Tojo Una-Una AKP Rochmat Ari Purwanto, S.M. mengatakan, pihaknya menerima informasi kebakaran sekitar pukul 18.50 WITA dari petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Tojo Una-Una.

Menurut keterangan Kapolsek, informasi tersebut menyebutkan api semakin meluas dari kebun warga menuju bahu Jalan Trans Marowo-Ampana di wilayah Kelurahan Malotong.

Baca Juga:  Petugas Gabungan Tangani Karhutla yang Membakar 10 Hektare Lahan Betaua

“Setelah menerima informasi, saya bersama personel piket Polsek Ampana Kota langsung menuju lokasi bersama Danramil, anggota Koramil Ampana dan petugas Damkar,” kata AKP Rochmat.

Setibanya di lokasi, petugas bersama unsur terkait melakukan penanganan terhadap api yang menjalar di area lahan dan mendekati bahu jalan Trans Marowo-Ampana.

Berdasarkan keterangan salah seorang warga, Ruslan Ladado, api diduga awalnya berasal dari pembakaran batang jagung kering di kebun warga. Api kemudian menyebar hingga ke bahu jalan.

Baca Juga:  Karhutla 1,6 Hektare di Desa Tayawa Berhasil Dipadamkan Warga

Namun, Kapolsek menegaskan bahwa sumber awal api tersebut masih dalam pendalaman dengan meminta keterangan saksi dan mengumpulkan informasi di sekitar lokasi.

“Untuk sumber api masih perlu pendalaman terhadap saksi maupun kondisi di lokasi,” ujarnya.

Upaya pemadaman berlangsung hingga sekitar pukul 22.30 WITA. Api berhasil dipadamkan dan situasi di lokasi dinyatakan aman serta terkendali.

Baca Juga:  Satpolairud Touna dan Masyarakat Bersatu Lindungi Penyu Lekang

Lahan yang sempat terbakar diketahui milik warga Kelurahan Bailo. Luas area yang terbakar diperkirakan sekitar 10 hektare, sementara tidak terdapat laporan korban maupun kerugian material.

Polsek Ampana Kota bersama unsur TNI, Damkar dan masyarakat terus mengingatkan warga agar tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi memicu meluasnya kebakaran, terutama di tengah kondisi lahan yang mudah terbakar.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *