oleh

Petugas Gabungan Tangani Karhutla yang Membakar 10 Hektare Lahan Betaua

-Touna-9 Dilihat

Portal Sulteng, TOUNA – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di wilayah pertanian masyarakat Desa Betaua, Kecamatan Tojo, Kabupaten Tojo Una-Una.

Kebakaran tersebut mulai diketahui pada Selasa (8/9/2026) dan hingga Rabu (9/9/2026) masih dalam penanganan petugas gabungan karena terdapat titik api yang sulit dijangkau akibat kondisi medan yang terjal dan berbatu.

Kapolsek Tojo IPTU I Gusti Lanang Mardika, S.H., menjelaskan, informasi awal mengenai kebakaran diterima pada Selasa (8/9/2026) sekitar pukul 13.15 WITA.

Saat itu, Bhabinkamtibmas Desa Betaua Bripka Jabbar Abu mendapatkan laporan dari masyarakat yang melihat kepulan asap tebal dari kejauhan di wilayah pertanian masyarakat Desa Betaua.

Baca Juga:  Peringati Hardiknas, Polres Tojo Una Una Kawal Ketat Karnaval Pendidikan dan Budaya di Ampana Kota

“Setelah mendapatkan informasi tersebut, kami langsung melakukan pengecekan ke lokasi untuk memastikan kondisi dan mengambil langkah penanganan,” ujar IPTU I Gusti Lanang Mardika.

Selanjutnya, pada Selasa (8/9/2026) sekitar pukul 13.40 WITA, Kapolsek Tojo bersama Bhabinkamtibmas Desa Betaua menuju lokasi kebakaran.

Setibanya di lokasi, petugas mendapati delapan orang anggota Masyarakat Peduli Api (MPA) telah berada di lokasi dan berupaya melakukan pemadaman menggunakan tangki semprot manual.

Baca Juga:  Gunung Kalendeng Touna Terbakar, 30 Hektare Hutan Diperkirakan Terdampak Api

Dalam proses pemadaman tersebut, petugas dan MPA masih menemukan sejumlah titik api yang belum dapat dipadamkan. Kondisi medan yang terjal dan berbatu menjadi kendala sehingga beberapa titik api sulit dijangkau secara langsung.

Kemudian, pada Rabu (9/9/2026) sekitar pukul 08.00 WITA, personel Polsek Tojo bersama MPA kembali mendapatkan informasi bahwa api membesar dan meluas ke arah timur.

Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Polsek Tojo bersama MPA kembali bergerak melakukan upaya pemadaman dan pengendalian api menggunakan peralatan yang tersedia.

Baca Juga:  Wakapolres Touna Pimpin Pemakaman Kedinasan Kompol (Purn) Taiyeb S. Lawadang

“Sampai saat ini petugas gabungan masih standby di sekitar lokasi karena masih terdapat titik api yang belum bisa dijangkau,” kata Kapolsek.

Berdasarkan pendataan sementara, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai kurang lebih 10 hektare.

Dalam penanganan Karhutla tersebut, personel gabungan yang terlibat terdiri dari 2 personel TNI, 5 personel Polri, 2 personel pemadam kebakaran, serta dibantu oleh masyarakat.

Kepolisian bersama TNI, pemadam kebakaran, MPA, dan masyarakat terus melakukan pemantauan serta upaya penanganan guna mencegah api semakin meluas.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *