oleh

Kapolsek Ulubongka Ungkap Tiga Hotspot Terdeteksi di Wilayahnya

-Touna-34 Dilihat

TOUNA – Tiga titik panas (hotspot) terdeteksi di wilayah Kecamatan Ulubongka, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah. Salah satu titik api yang berada di pinggiran Sungai Bongka berhasil dipadamkan setelah tim gabungan melakukan penanganan, Minggu (6/9/2026).

Kapolsek Ulubongka Iptu Muhajir Wonti mengatakan, informasi mengenai keberadaan titik panas tersebut diterima pada Minggu pagi sekitar pukul 08.55 WITA melalui aplikasi LAPAN Fire Hot yang terhubung dengan pemantauan satelit.

“Dari hasil pemantauan terdapat tiga titik hotspot di wilayah Kecamatan Ulubongka. Setelah dilakukan pengecekan, dua titik berada di wilayah pinggiran Sungai Bongka, antara Desa Bongkakoy dan Desa Tobamawu,” kata Muhajir.

Menurutnya, berdasarkan informasi dari Bhabinkamtibmas Desa Tobamawu Aipda Risman, api di lokasi tersebut telah terlihat sejak Sabtu (5/9/2026).

Upaya pemadaman dilakukan sekitar pukul 11.00 WITA. Aipda Risman bersama sejumlah warga Desa Tobamawu mendatangi lokasi dan berupaya memadamkan api menggunakan tangki semprot.

Baca Juga:  Polsek Ampana Kota Gerak Cepat Tangani Penemuan Mayat Membusuk di Dusun Pandelengi

Namun, kondisi angin yang cukup kencang serta vegetasi dan material lahan yang mudah terbakar membuat api semakin membesar sehingga sulit dipadamkan secara manual.

“Karena kondisi angin dan bahan yang mudah terbakar, api mulai membesar dan sulit dipadamkan. Bhabinkamtibmas kemudian melaporkan kondisi tersebut kepada saya,” ujar Muhajir.

Menindaklanjuti laporan itu, Kapolsek Ulubongka kemudian berkoordinasi dengan Manggala Agni untuk membantu proses pemadaman. Sekitar pukul 12.30 WITA, tim gabungan tiba di lokasi dan melakukan upaya pemadaman.

Tim tersebut terdiri dari sembilan personel Polri dari unsur Brimob dan Polsek Ulubongka, enam personel Manggala Agni, dua personel BPBD, satu personel pemadam kebakaran, serta tiga warga. Proses pemadaman juga didukung satu unit kendaraan pemadam.

Baca Juga:  Jelang Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati, Polsek Ampana Kota dan Koramil Ratolindo Gelar Patroli Bersama

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.30 WITA. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai tiga hektare. Tidak ada korban jiwa maupun kerugian material dalam kejadian tersebut.

Sementara itu, satu titik hotspot lainnya terdeteksi di wilayah Desa Kasiala, Kecamatan Ulubongka. Berdasarkan data pemantauan satelit, titik tersebut terdeteksi pada 6 September 2026 dengan tingkat kepercayaan kategori medium.

Kapolsek Ulubongka Iptu Muhajir Wonti mengatakan, setelah dilakukan konfirmasi, titik tersebut berada di kawasan Palampa Uemarao, Desa Kasiala, yang merupakan wilayah pedalaman.

Menurut Muhajir, titik hotspot tersebut bukan merupakan lokasi baru. Berdasarkan informasi yang diterima, api di kawasan tersebut diduga telah muncul sejak 24 Agustus 2026 dan kembali terpantau pada 26 Agustus 2026. Kondisi api kemudian dilaporkan telah meluas di wilayah tersebut.

“Untuk titik di Desa Kasiala, setelah dikonfirmasi berada di wilayah Palampa Uemarao. Titik api tersebut diduga sudah muncul sejak 24 Agustus dan kembali pada 26 Agustus 2026, kemudian sudah meluas,” kata Muhajir.

Baca Juga:  Kapolsek Ampana Kota Imbau Pengunjung Wisata Malotong Jaga Ketertiban

Hingga laporan ini disusun, titik tersebut masih menjadi perhatian untuk dilakukan pemantauan dan penanganan lebih lanjut. Kondisi medan yang berada di wilayah pedalaman menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam upaya penanganan kebakaran.

Muhajir menjelaskan, kondisi vegetasi dan material yang mudah terbakar di lahan maupun kawasan hutan dapat menyebabkan api terus menjalar, terutama apabila terdapat semak, rumput kering, atau material lain yang mudah terbakar.

“Kondisi vegetasi dan bahan yang mudah terbakar di lahan dan kawasan hutan dapat menyebabkan api terus menjalar, terutama apabila terdapat semak, rumput kering, atau material lain yang mudah terbakar,” jelasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *