TOUNA – “Gerakan Pangan Murah Polri bukan sekadar menjual bahan pokok dengan harga terjangkau, tetapi merupakan bentuk nyata kehadiran Polri dalam membantu masyarakat menghadapi kebutuhan sehari-hari sekaligus menjaga stabilitas pangan,” tegas Kasat Binmas Polres Tojo Una-Una, AKP Agus Habibie.
Pernyataan itu disampaikan AKP Agus Habibie saat memantau pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) Polri yang digelar personel Sat Binmas Polres Tojo Una-Una di Kecamatan Ampana Kota, Kamis (30/7/2026).
Menurut Agus Habibie, program tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga bahan pokok di tengah masyarakat.
“Melalui Gerakan Pangan Murah, kami ingin memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Ini juga menjadi bentuk dukungan Polri terhadap penguatan ketahanan pangan nasional,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, Sat Binmas Polres Tojo Una-Una menyediakan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta Minyakita kemasan satu liter.
Untuk beras SPHP, stok awal yang disiapkan mencapai 1.530 kilogram atau 305 karung. Hingga kegiatan berlangsung, sebanyak 115 kilogram atau 23 karung telah tersalurkan kepada masyarakat, sehingga stok yang masih tersedia sebanyak 1.415 kilogram atau 282 karung.
Sementara itu, Minyakita memiliki stok awal sebanyak 1.085 liter. Sebanyak 20 liter telah terjual kepada masyarakat, dengan sisa stok mencapai 1.065 liter.
AKP Agus Habibie menegaskan, Polres Tojo Una-Una akan terus mendukung pelaksanaan Gerakan Pangan Murah sebagai upaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran.
“Kami berharap program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berperan aktif mendukung kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program yang menyentuh kebutuhan dasar,” pungkasnya.













Komentar