oleh

Program Polisi Penolong Menyentuh Pesisir Touna, Nelayan Apresiasi Kehadiran Satpolairud

-Touna-17 Dilihat

Portal Sulteng, TOUNA – Personel Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Tojo Una-Una melaksanakan kegiatan sambang dan pembinaan masyarakat pesisir di Desa Uebone, Kecamatan Ampana Tete, Kabupaten Tojo Una-Una, Sabtu (20/6/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan Bripka Febio Frangky Sualang dan Martin H. Samad tersebut menyasar warga masyarakat pesisir, khususnya para nelayan yang beraktivitas di wilayah pantai.

Kasat Polairud Polres Tojo Una-Una, IPTU Kadek Agung Andiana Putra, S.H., mengatakan kegiatan tersebut merupakan implementasi Program Unggulan Kabaharkam Polri, yakni Polisi Penolong, yang bertujuan menghadirkan Polri sebagai pelindung, pengayom, dan penolong masyarakat, khususnya di wilayah pesisir dan perairan.

Baca Juga:  Satpolairud Polres Touna Bantu Aktivitas Nelayan dan Buruh Pelabuhan di Desa Labuan

“Melalui program ini, personel Satpolairud hadir langsung membantu masyarakat. Salah satunya dengan membantu nelayan menaikkan barang bawaan usai melaut. Kehadiran anggota di tengah masyarakat mendapat sambutan positif dan ucapan terima kasih dari warga,” ujar IPTU Kadek Agung.

Selain memberikan bantuan, personel Satpolairud juga menyampaikan sejumlah imbauan kepada para nelayan agar bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Para nelayan diingatkan untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum melaut serta memastikan penggunaan alat keselamatan selama beraktivitas di laut guna menghindari risiko kecelakaan.

Baca Juga:  Jelang Panen Jagung, Bhabinkamtibmas Ampana Tete Turun ke Sawah Dampingi Petani

Kasat Polairud juga menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan laut dengan tidak membuang sampah sembarangan di laut maupun kawasan pesisir. Nelayan diminta menghindari praktik penangkapan ikan ilegal seperti penggunaan bom ikan, racun, maupun alat tangkap yang merusak ekosistem laut.

“Kami terus mengajak masyarakat pesisir untuk menjaga laut sebagai sumber kehidupan bersama. Penangkapan ikan yang merusak tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga mengancam keberlanjutan sumber daya laut bagi generasi mendatang,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, personel Satpolairud turut mensosialisasikan layanan pengaduan Call Center Polri 110. Masyarakat yang mengalami gangguan kamtibmas atau membutuhkan bantuan kepolisian namun terkendala mendatangi kantor polisi dapat memanfaatkan layanan tersebut.

Baca Juga:  Aksi Humanis Satpolairud Polres Touna Jaga Kamtibmas dan Bantu Nelayan Pesisir

Menurut IPTU Kadek Agung, kegiatan sambang yang rutin dilaksanakan personelnya bertujuan mempererat komunikasi dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat pesisir sekaligus meningkatkan rasa aman melalui kehadiran polisi di tengah masyarakat.

“Dengan intensitas kehadiran personel Polri di wilayah pesisir, diharapkan tercipta rasa aman, terbangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, serta meningkatnya kesadaran bersama dalam menjaga kamtibmas dan kelestarian lingkungan laut,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *