oleh

Kapolsek Ulubongka Ungkap Detik-detik Penemuan Korban Tenggelam di Aliran Sungai Bongka

-Touna-33 Dilihat

Portal Sulteng, TOUNA – Peristiwa memilukan terjadi di aliran Sungai Bongka, Desa Bongka Makmur, Kecamatan Ulubongka. Seorang pelajar berusia 14 tahun bernama Yogi, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa setelah sempat hanyut terbawa arus sungai pada Jumat (13/02/2026) siang.

Kapolsek Ulubongka, Iptu Muhajir Wonti, memberikan keterangan resmi terkait kronologis penemuan korban yang bermula dari kesaksian warga di lokasi penyeberangan rakit.

Menurut keterangan Iptu Muhajir Wonti, korban pertama kali dilihat oleh dua orang saksi, Lk. Kino dan Gaspar, sekitar pukul 14.00 WITA. Saat itu, kedua saksi sedang bekerja menyeberangkan orang dan kendaraan menggunakan rakit mesin ketinting di area jembatan penyeberangan Desa Bongka Makmur.

Baca Juga:  Pasca Hujan Deras Semalaman, Kapolsek Ampana Kota Cek Ruas Jalan Yang Tergenang Air

“Saat sedang beraktivitas di sungai, kedua saksi melihat ada tubuh seseorang yang hanyut terbawa arus. Secara spontan, mereka langsung melompat ke sungai untuk berupaya menolong dan membawa korban ke tepi,” ujar Kapolsek.

Baca Juga:  Mendapat Hibah Policetube, Kadiv Humas: Kerja Jajaran Polri Terekam Dengan Nyata

Namun, saat berhasil dievakuasi ke daratan, kondisi korban diketahui sudah dalam keadaan kaku. Saksi segera membawa remaja tersebut ke rumah orang tuanya di Desa Bongka Makmur.

Pihak keluarga sempat melarikan korban ke Puskesmas Marowo sekitar pukul 15.00 WITA dengan harapan masih bisa diselamatkan. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan intensif oleh tim medis selama satu jam, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

“Korban tiba di Puskesmas pukul 16.00 WITA. Setelah dilakukan penanganan medis, pihak puskesmas menyatakan bahwa korban sudah meninggal dunia,” tambah Iptu Muhajir Wonti.

Baca Juga:  Penemuan Mayat di Bonevoto, Kapolsek Ulubongka Ungkap Riwayat Penyakit Kronis Korban

Pada pukul 17.30 WITA, jenazah korban telah dipulangkan ke rumah duka di Desa Bongka Makmur untuk proses pemakaman oleh pihak keluarga.

Kapolsek mengimbau warga agar lebih waspada saat beraktivitas di sekitar aliran sungai, terutama bagi anak-anak, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *