oleh

Wujudkan Polri Bersih, Itwasda Polda Sulteng Cek Aspek Pelaksanaan dan Pengendalian di Polres Touna

-Touna-175 Dilihat

Portal Sulteng, Touna – Polres Tojo Una-Una menerima kunjungan tim Audit Kinerja tahap II dari Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda Sulawesi Tengah (Sulteng), Jumat (28/11/2025).

Audit tahap II ini berfokus pada Aspek Pelaksanaan dan Pengendalian Tahun Anggaran 2025, memastikan bahwa setiap program dan anggaran telah dijalankan secara efektif dan sesuai prosedur.

Tim audit yang dipimpin oleh Ketua Tim AKBP Fiat Baman, SE, didampingi AKP Irwansyah, SH, AKP Abdul Halik, AKP Delon, dan Briptu Hizbullah ini disambut langsung oleh jajaran utama Polres Tojo Una-Una.

Baca Juga:  Sambut HUT Kemerdekaan, Polsek Tojo Ajak Warga Kibarkan Bendera di Bumi Perkemahan Padang Mas

Wakapolres Tojo Una-Una, Kompol Mulyadi, yang turut menyambut tim audit, menekankan pentingnya kegiatan pengawasan ini sebagai upaya korektif internal.

“Audit Kinerja ini adalah momentum penting bagi kami untuk mengevaluasi diri. Ini bukan sekadar pemeriksaan, tapi juga konsultasi agar kinerja Polres Tojo Una-Una semakin profesional dan presisi,” ujar Kompol Mulyadi.

Baca Juga:  Komplotan Pencuri Kabel Tower Lintas Kabupaten Diringkus, Wakapolres Touna Beberkan Kronologi Aksi Kejar-kejaran

“Kami berharap melalui audit ini, semua yang menjadi temuan atau catatan dapat segera diperbaiki sehingga pelayanan kepada masyarakat dan penegakan hukum di wilayah Tojo Una-Una berjalan optimal,” tambahnya.

Setelah diterima di ruangan Kapolres, tim audit kemudian bergerak menuju Aula Bhayangkari untuk memulai kegiatan audit. Pendampingan kegiatan audit internal ini juga melibatkan Kasiwas AKP Adrie Moningka.

Baca Juga:  Wakapolsek Ampana Kota Gelar Jumat Curhat di Pelabuhan Belanda, Ajak Warga Tangkal Hoaks dan Kejahatan

Kegiatan audit Itwasda ini merupakan agenda rutin yang bertujuan untuk memastikan seluruh satuan kerja di jajaran Polda Sulteng mematuhi standar operasional dan administrasi yang berlaku, sekaligus mencegah terjadinya penyimpangan dalam penggunaan anggaran negara.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *