oleh

Strategi Humanis Kapolres Touna Berhasil, Aksi Mahasiswa Berakhir Damai dan Penuh Keakraban

-Touna-324 Dilihat

Portal Sulteng, Touna – Unjuk rasa di Kabupaten Tojo Una-Una pada Senin (1/9/2025) menjadi contoh demokrasi yang matang.

Ratusan mahasiswa dari Aliansi Mahasiswa dan Rakyat Touna (AMARA) berhasil menyampaikan aspirasi mereka tanpa insiden, berkat strategi pengamanan humanis yang dipimpin langsung oleh Kapolres AKBP Yanna Djayawidya.

Baca Juga:  Polres Touna Gelar Patroli Dialogis, Jaga Keamanan dan Ketertiban di Wilayah Ampana

Aksi dimulai dari Kampus PSDKU Untad II, dengan tuntutan beragam, mulai dari isu nasional seperti UU Perampasan Aset hingga masalah lokal. Alih-alih menerapkan barikade, Kapolres menyambut langsung demonstran di Mako Polres, membuka ruang dialog yang kondusif.

Di Kantor DPRD, massa disambut oleh seluruh jajaran Forkopimda, termasuk Bupati dan Ketua DPRD. Mereka berkomitmen untuk menindaklanjuti tuntutan mahasiswa.

Baca Juga:  Hari Bhayangkara ke-80, Tim Penilai Polres Touna Tinjau Kebersihan Satker dan Asrama Polsek

Puncaknya, para pejabat, termasuk Kapolres, berbaur dan makan nasi bungkus bersama para demonstran. Momen ini menjadi manifestasi nyata dari kolaborasi sehat antara aparat, pemerintah, dan masyarakat.

Kapolres AKBP Yanna Djayawidya menegaskan bahwa pendekatan humanis adalah kunci keberhasilan pengamanan.

Baca Juga:  Pergi Melaut Tak Kembali, Nelayan Asal Bailo Baru Hilang di Perairan Ampana

“Kami mengedepankan pendekatan humanis agar aspirasi masyarakat tersampaikan dengan baik tanpa bentrokan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa aksi ini adalah teladan bagi daerah lain tentang bagaimana penegakan hukum dan kebebasan berekspresi bisa berjalan beriringan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *