oleh

Polres Tojo Una-Una Gelar Gerakan Pangan Murah, 10 Ton Beras Murah Diserbu Warga

-Touna-66 Dilihat

Portal Sulteng, Touna – Polres Tojo Una-Una secara serentak menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) yang disambut antusias oleh masyarakat. Berkolaborasi dengan Perum Bulog Cabang Poso, kegiatan ini menyalurkan total 10 ton beras murah di lima titik berbeda.

Peluncuran GPM secara resmi dilaksanakan melalui Zoom Meeting Kick Off di Aula Endra Darmalaksana Polres Touna pada Kamis, 14 Agustus 2025.

Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Kapolres Tojo Una-Una AKBP Yanna Djayawidya, S.I.K, M.H, Wakil Bupati Touna Surya, S.Sos, Ketua DPRD Touna Gusnar Sulaeman,  dan jajaran pejabat lainnya.

Baca Juga:  Pastikan Distribusi Lancar, Polsek Ampana Tete Dampingi Pengiriman 7 Ton Jagung ke Poso

Kapolres Tojo Una-Una, AKBP Yanna Djayawidya, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap kondisi ekonomi masyarakat.

“Gerakan Pangan Murah ini adalah salah satu upaya kami untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok dan membantu masyarakat mendapatkan beras dengan harga yang terjangkau,” ujarnya.

Baca Juga:  Siap Lanjut ke Poso! KBO Binmas Touna Pastikan SMAN 2 Ampana Kota Matang Usai Raih Juara 2 Lomba PBB

Secara rinci, beras yang disalurkan disebar di beberapa lokasi, Polres Touna 1.000 kg (200 sak), Polsek Ampana Kota 3.000 kg (600 sak), Polsek Ulubongka 2.000 kg (400 sak), Polsek Tojo 2.000 kg (400 sak) dan Polsek Ampana Tete 2.000 kg (400 sak)

AKBP Yanna menambahkan, setiap karung berisi 5 kg beras dijual dengan harga Rp 62.500. “Dengan membawa KTP, setiap warga dapat membeli hingga dua karung,” sebutnya.

Baca Juga:  Berharap Situasi Selama Ramadhan Tetap Kondusif, Polres Touna Rutin Patroli Usai Sahur

“Saat ini masih tersisa beras sebanyak 250 sak yang belum tersalurkan. Rencananya akan kembali didistribusikan pada Jumat, 15 Agustus 2025, untuk memastikan semua warga mendapatkan kesempatan yang sama,” ungkap Kapolres.

“Kami berharap, kegiatan ini dapat meringankan beban masyarakat serta memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan instansi terkait dalam mendukung program ketahanan pangan nasional,” tutupnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *