oleh

Kalapas Ampana Kunjungi Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Touna Bahas Program Ketahanan Pangan Nasional

-Touna-189 Dilihat

TOUNA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ampana lakukan kunjungan koordinasi ke Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tojo Una-Una (Touna), Kamis (12/6/2025).

Kunjungan koordinasi ini dipimpin langsung Kepala Lapas Ampana, Luther Toding Patandung didampingi Kasi Binadik I Wayan Sucana dan Kasubag TU Ilham Adi Susanto yang diterima langsung Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Touna, Mahdi.

Koordinasi ini merupakan bagian dari pelaksanaan visi Presiden Republik Indonesia yang tertuang dalam Asta Cita, khususnya dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta memperkuat ketahanan ekonomi melalui sektor pertanian.

Baca Juga:  Kalapas Ampana Sampaikan Hal Penting Dalam Apel Pagi

⁠Dalam pertemuan tersebut, Kepala Lapas Ampana, Luther menyampaikan bahwa Lapas Ampana sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) melaksanakan program Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) dalam bentuk kegiatan pertanian produktif. 

“Program ini bertujuan untuk membina, mendidik, dan memberdayakan warga binaan agar memiliki keterampilan serta kemandirian saat kembali ke masyarakat, sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional,” ucapnya.

Baca Juga:  Lapas Ampana Laksanakan Penyembelihan dan Penyaluran Hewan Kurban Idul Adha 1446 H

Kalapas Luther mengungkapkan, maksud dan tujuan kunjungan ke Dinas Pertanian adalah untuk memohon dukungan penyediaan lahan pertanian yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh Lapas Ampana.

“Kemudian bantuan alat-alat pertanian yang menunjang pelaksanaan kegiatan budidaya dan pengelolaan hasil pertanian, seperti traktor (jonder) dan peralatan pertanian lainnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Touna, Mahdi menyambut baik maksud dan tujuan tersebut, serta menyampaikan komitmen dukungan.

Baca Juga:  Strategi Humanis Kapolres Touna Berhasil, Aksi Mahasiswa Berakhir Damai dan Penuh Keakraban

“Pada prinsipnya, kami sangat mendukung program pembinaan warga binaan yang dilakukan Lapas Ampana, khususnya dalam bentuk kegiatan pertanian,” ungkapnya.

Mahdi mengatakan, akan berupaya memfasilitasi kebutuhan yang disampaikan, dengan tetap memperhatikan regulasi dan ketersediaan yang ada. 

“Program seperti ini sangat penting dalam rangka mendukung ketahanan pangan serta pembinaan berbasis keterampilan,” tandasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *