TOUNA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ampana menggelar penggeledahan blok hunian warga binaan secara gabungan dengan melibatkan Aparat Penegak Hukum (APH), Jumat malam (25/4/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban (Kamtib) serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari barang-barang terlarang.
Penggeledahan ini, berdasarkan Surat Direktur Jenderal Pemasyarakatan No. PAS-UM.04.02-78 tanggal 07 Maret 2025, tentang penyampaian buku panduan rangkaian kegiatan Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-61 Tahun 2025.
Rangkaian kegiatan dimulai pada pukul 21.00 WITA dengan apel persiapan didepan Lapas Kelas IIB Ampana. Kepala Lapas Ampana, Luther Toding Patandung, selaku penanggung jawab kegiatan, memimpin langsung apel dan memberikan pengarahan kepada seluruh peserta razia.
Dalam arahannya, Kepala Lapas Ampana menekankan pentingnya profesionalisme, pendekatan persuasif, serta sikap humanis dalam menjalankan tugas.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Ampana didampingi Kepala KPLP, I Wayan Sugiartawan selaku Plt. Kasi Adm. Kamtib, Para pejabat struktural, staf, serta seluruh petugas penjagaan.
Sementara dari APH dipimpin oleh Kabag Ops AKP Kukuh Edy Purwanto bersama Kasat Samapta AKP. Jaozi, Kasat Narkoba, Iptu. Rizal Polii Kapolsek Ampana Kota Iptu Marianto, Perwakilan Danramil 1307-05/Ratolindo Pelda. Gaguk April dan Plt. Kasie Brantas BNNK Touna, Aipda. Irwan Widodo.
Penggeledahan dilakukan di Blok Hunian Tanjung Lawaka yang dihuni oleh 34 orang warga binaan serta Blok Hunian Tanjung Api yang dihuni oleh 44 orang warga binaan.
“Hasil penggeledahan ini tidak ditemukan narkotika maupun alat komunikasi ilegal seperti handphone. Namun demikian, petugas berhasil menemukan sejumlah barang terlarang lainnya, seperti alat tajam (gunting, pisau rakitan, pecahan cermin), logam (sendok besi, paku), alat elektronik (charger, headset, lampu LED, kipas mini), serta barang lainnya seperti parfum kaca, peniti, tali, martil, spatula, dan potongan kayu berbagai ukuran,” ungkap Kalapas.
Kepala Lapas menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh aparat penegak hukum yang telah bersinergi dalam kegiatan ini.
“Kami berkomitmen untuk terus menjaga lingkungan Lapas agar tetap kondusif, aman, dan bersih dari barang-barang terlarang demi mendukung keberhasilan program pembinaan terhadap warga binaan,” tegasnya.
Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif, serta menjadi bukti nyata kolaborasi yang solid antara Lapas dan para pemangku kepentingan dalam upaya menciptakan pemasyarakatan yang lebih baik yang bermanfaat untuk masyarakat.
(Humas Laspana)







Komentar