oleh

Menyelam Tanpa Tabung Oksigen, Turis Asal Swiss Tewas di wilayah kepulauan Touna

-Sulteng-427 Dilihat

TOUNA – Seorang turis asal Swiss ditemukan tewas saat menyelam di wilayah kepulauan Desa Binanguna, Kecamatan Una Una, Kabupaten Tojo Una Una, Minggu (12/1/2025).

Korban bernama Lousi Marmy berusia 19 tahun tewas saat melakukan penyelaman, korban tidak menggunakan alat bantu tabung oksigen.

Kapolres Touna, AKBP Ridwan J.M Hutagaol, SIK, SH saat dihubungi awak media membenarkan penemuan mayat WNA asal Swiss di Desa Binanguna, Kecamatan Una Una.

Baca Juga:  Buntut Insiden Tewasnya Turis Asal Swiss, Ketua PHRI Touna Minta Pemilik Homestay Awasi Tamunya

“Datang sebagai turis dan menginap di Resort Pristine, salah satu penginapan di wilayah Kecamatan Una Una,” ungkap AKBP Ridwan J.M Hutagaol, Senin (13/1/2025).

AKBP Ridwan menjelaskan, korban ditemukan saksi selaku pegawai resort  di sekitaran pantai depan resort radius 100 meter, sekitar pukul18.30 Wita.

“Korban ditemukan di area pantai tepatnya di dalam air kedalaman kurang lebih 6 meter, dengan posisi badan tidur menyamping mengarah ke selatan dan memakai kacamata renang, sepatu bebek, sabuk pemberat 2 kg dan menggunakan celana pendek berwarna orange,” jelasnya.

Baca Juga:  Hadir Berikan Rasa Aman Ibadah Minggu, Polres Touna dan Jajaran Lakukan Pengamanan di Gereja

Usai ditemukan, sambung Kapolres, saksi memberikan pertolongan pertama seperti periksa nadi kemudian memberikan nafas bantuan antara mulut ke mulut dan memompa jantung (CPR).

“Namun saksi merasa WNA tersebut sudah tidak bernyawa lalu saksi langsung mengabari pemilik resort atas kejadian tersebut,” ujarnya.

Selanjutnya, kata Kapolres personil Polsek Una Una bersama Personil Koramil Una Una kecamatan dan tenaga medis RS Wakai tiba di Resort Dive Pristine Paradise pada sekitar pukul 22.30 Wita.

Baca Juga:  Sekda Touna Bersama Forkopimda dan OPD Terkait Survei Lokasi Pembangunan Batalyon 716

“Kemudian korban di bawa RS Wakai untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya.

Berdasarkan keterangan dari pihak resort bahwa korban Louis Marmy menginap di resort tersebut sejak 11 Januari dan direncanakan hingga 23 Januari 2025. ***

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *