oleh

Putus Peredaran Narkoba, Kalapas Ampana Pimpin Tes Urine Rutin

-Sulteng, Touna-8 Dilihat

TOUNA – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Ampana, Luther Toding Patandung, SH., MH., memimpin pelaksanaan tes urine rutin mingguan yang ditujukan untuk memutus mata rantai peredaran narkoba di lingkungan Lapas.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin pagi ini menyasar lima warga binaan yang dipilih secara acak, Senin (2/12/24).

Tes urine berlangsung di bawah pengawasan ketat tim pengamanan. Seluruh proses, mulai dari pemilihan hingga pelaksanaan pengambilan sampel urine, dilakukan dengan penuh kehati-hatian guna memastikan transparansi dan akurasi.

Baca Juga:  WBP Kristen di Lapas Ampana Ikuti Zoom Meeting Gladi Bersih Perayaan Natal Nasional

Tes tersebut dilakukan oleh Dokter Lapas Kelas IIB Ampana, Edy Suranta, dengan menggunakan alat uji narkoba yang telah terstandar.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menciptakan lingkungan Lapas yang bersih dari peredaran dan penyalahgunaan narkoba,” ujar Kalapas Luther. Ia menegaskan bahwa program tes urine rutin ini adalah tindak lanjut dari arahan Kementerian Hukum dan HAM dalam mendukung pemberantasan narkoba di seluruh Lapas dan Rutan di Indonesia.

Selama proses pengambilan sampel urine, pengamanan dilakukan secara ketat untuk memastikan kelancaran kegiatan dan mencegah potensi gangguan. Warga binaan yang terpilih juga memberikan kerja sama penuh selama pelaksanaan tes.

Baca Juga:  Layanan Kunjungan Idul Adha Hari Pertama Lapas Ampana, Berjalan Kondusif

“Kami ingin memastikan bahwa Lapas Ampana tetap menjadi zona aman dari narkoba. Tes urine ini akan terus dilakukan secara berkala dengan sasaran acak,” tambah Kalapas.

Hasil dari tes urine yang dilakukan hari ini menunjukkan bahwa kelima warga binaan negatif dari penggunaan narkoba. Hal ini menjadi indikasi bahwa upaya pencegahan yang dilakukan di Lapas Ampana mulai menunjukkan hasil positif.

Baca Juga:  Wujud Kepedulian, Polres Touna Gelar Program "Sat Samapta Berhias"

Kalapas menutup kegiatan dengan memberikan apresiasi kepada tim pengamanan dan dokter yang telah bekerja maksimal dalam mendukung kelancaran tes urine.

“Kegiatan ini tidak hanya sekadar formalitas, tetapi juga langkah nyata untuk memberikan efek jera dan memastikan lingkungan yang sehat di dalam Lapas,” tutupnya.

Tes urine rutin akan terus dilaksanakan setiap minggu untuk memastikan lingkungan Lapas Ampana tetap bebas dari penyalahgunaan narkoba.(Red/Humas)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *