oleh

Wujudkan Kamseltibcar Lantas, Operasi Keselamatan Tinombala 2026 Fokus pada Edukasi Masyarakat

-Touna-103 Dilihat

Portal Sulteng, TOUNA – Memasuki rangkaian Operasi Keselamatan Tinombala 2026, Polres Tojo Una-Una terus menggencarkan edukasi demi menekan angka kecelakaan di jalan raya. Pada Selasa (3/2/2026) pagi, giliran pelajar MA Al-Ikhlas Sabulira Toba dan para penumpang di Pelabuhan Ampana yang menjadi sasaran pembinaan.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasubsatgas Binluh, AKP Agus Habibie, bersama sejumlah personel. Dalam arahannya di hadapan para siswa, perwira yang juga menjabat sebagai Kasat Binmas Polres Tojo Una-Una ini menekankan bahwa edukasi sejak dini adalah kunci utama keselamatan.

Baca Juga:  Hadiri Apel Kasatwil Polri 2024, Kapolres Tojo Una Una Siap Implementasikan Seluruh Arahan Presiden

AKP Agus Habibie menegaskan bahwa target utama dari rangkaian operasi ini bukan sekadar penindakan, melainkan terciptanya situasi lalu lintas yang kondusif di wilayah hukum Polres Touna.

“Fokus utama kami adalah terwujudnya Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcar Lantas) yang merata di seluruh wilayah Kabupaten Tojo Una-Una,” ujar AKP Habibie.

Baca Juga:  Kasat Binmas Polres Touna Pimpin Upacara, Serukan Pelajar Lawan Narkoba dan Perundungan

Ia menambahkan bahwa peran pelajar sangat krusial sebagai pelopor keselamatan, mengingat kelompok usia produktif sering kali mendominasi angka pelanggaran di jalan raya.

Tak berhenti di lingkungan sekolah, AKP Habibie bersama tim juga menyambangi Pelabuhan Ampana. Di sana, petugas memberikan imbauan langsung kepada para penumpang Kapal Wabura-Bura.

Baca Juga:  Polres Touna Imbau Warga Jaga Lingkungannya Dari Aksi Premanisme

Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa kesadaran akan aturan lalu lintas tidak hanya dipahami oleh pengguna kendaraan darat, tetapi juga masyarakat yang sedang melakukan mobilisasi melalui jalur laut.

“Kami ingin memastikan meningkatnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas. Kesadaran ini harus menjadi budaya, bukan lagi karena takut akan petugas di lapangan,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *