oleh

Karhutla di Labuan, Kasat Samapta Ungkap Kendala Pemadaman

-Touna-120 Dilihat

Portal Sulteng, TOUNA – Satuan Samapta Polres Tojo Una-Una bersama personel TNI, BPBD, Damkar, pemerintah desa dan masyarakat melakukan upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan cagar alam Desa Labuan, Kecamatan Ratolindo, Rabu (7/10/2026).

Kasat Samapta Polres Tojo Una-Una AKP Maryanto mengatakan, lokasi kebakaran berada di kawasan perbukitan dan lembah dengan kondisi medan yang terjal serta akses yang sulit dijangkau.

“Kebakaran berada di lokasi perbukitan dan lembah dengan kondisi medan yang terjal serta akses yang sulit. Kondisi ini menyulitkan personel untuk menjangkau titik api dan melakukan pemadaman secara cepat dan menyeluruh,” ujar AKP Maryanto.

Baca Juga:  Polres Touna Gelar Apel Operasi Patuh Tinombala 2025, Wabup Surya Bacakan Amanat Kapolda Sulteng

Menurutnya, upaya pemadaman dilakukan setelah adanya pemberitahuan dari Kepala Desa Labuan. Tim gabungan kemudian bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman bersama pemerintah desa, Babinsa, aparat desa dan masyarakat.

Pemadaman dilakukan menggunakan tangki semprot air karena kendaraan pemadam kebakaran tidak dapat menjangkau titik api akibat kondisi medan yang terjal.

Berdasarkan keterangan warga, titik api diperkirakan mulai terlihat sejak Selasa (6/10/2026) sekitar pukul 21.00 WITA. Saat tim gabungan tiba di lokasi, api belum sepenuhnya padam dan masih terdapat asap.

AKP Maryanto menegaskan, penyebab kebakaran hingga kini belum dapat dipastikan. Polisi masih melakukan pendalaman untuk mengetahui sumber awal munculnya api.

Baca Juga:  Bhabinkamtibmas Bersama Warga Padamkan Kebakaran Lahan di Desa Sabo

“Penyebab kebakaran sampai dengan saat ini belum dapat dipastikan dan masih diperlukan pendalaman lebih lanjut untuk mengetahui sumber awal munculnya api,” katanya.

Ia menjelaskan, kondisi angin yang cukup kencang serta medan berupa perbukitan dan lembah yang terjal turut menjadi kendala dalam proses pemadaman.

“Kondisi medan yang terjal dan sulit dijangkau dapat menyebabkan proses pemadaman membutuhkan waktu serta dukungan personel dan peralatan yang memadai,” jelasnya.

Luas lahan yang telah terbakar diperkirakan sekitar dua hektare. Lokasi titik api berjarak sekitar tiga kilometer dari permukiman warga.

Baca Juga:  Polsek Tojo Bersama Tim Gabungan Tangani Karhutla di Tiga Desa

Dalam penanganan tersebut, sebanyak 35 personel gabungan dikerahkan, terdiri dari 15 personel TNI, lima personel Sat Samapta Polres Touna, dua personel BPBD, tiga personel Damkar, serta 10 masyarakat.

AKP Maryanto mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas pembukaan lahan dengan cara membakar dan segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kepulan asap di kawasan hutan dan lahan.

Upaya pemadaman dan pemantauan akan terus dilakukan untuk memastikan titik api benar-benar padam serta mencegah kebakaran meluas ke area lainnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *