oleh

Kapolsek Ulubongka Pantau Karhutla Lima Hektare Dekat Tambak Udang

-Touna-23 Dilihat

Portal Sulteng, TOUNA – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di wilayah Tasiraa, Desa Tampanombo, Kecamatan Ulubongka, Kabupaten Tojo Una-Una, Selasa (6/10/2026) malam. Api membakar lahan di sekitar perusahaan tambak udang PT Duta Pertiwi Bahari.

Kapolsek Ulubongka IPTU Muhajir Wonti mengatakan, informasi kebakaran diterima sekitar pukul 23.00 WITA dari masyarakat melalui grup WhatsApp yang diteruskan Bhabinkamtibmas Desa Tampanombo Aipda Rianto.

“Setelah menerima informasi, personel langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan pemadaman bersama personel TNI serta masyarakat,” kata Muhajir.

Baca Juga:  Berangkat ke Palu, Wakapolres Lepas Tim Taekwondo RTC Touna untuk Perebutkan Piala Gubernur Sulteng

Menurutnya, berdasarkan keterangan warga, titik api diperkirakan mulai muncul sekitar pukul 20.00 WITA. Api kemudian meluas hingga mendekati kawasan perusahaan tambak udang.

Muhajir menyebut, kebakaran tersebut diduga berkaitan dengan meluasnya api dari titik kebakaran sebelumnya di wilayah Gunung Potong. Hembusan angin membuat api merembet hingga ke kawasan Tasiraa.

“Untuk penyebab kebakaran sampai saat ini belum diketahui dan masih dalam pendalaman,” ujarnya.

Upaya pemadaman dilakukan personel Polsek Ulubongka bersama delapan personel TNI dan delapan warga. Petugas menggunakan mobil tangki milik perusahaan yang berada di Desa Tampanombo untuk membantu memadamkan api.

Baca Juga:  Pimpin Upacara PTDH, Kapolres Tojo Una Una: Pahami Kedudukan Kita Sebagai Anggota Polri

Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar lima hektare. Lokasi kebakaran berada sangat dekat dengan perusahaan tambak udang, dengan jarak sekitar lima meter.

Muhajir mengatakan, pada Rabu (7/10/2026) sekitar pukul 02.30 WITA, kobaran api berhasil dikendalikan. Namun, kondisi belum dapat dinyatakan sepenuhnya padam karena masih terdapat asap di beberapa titik.

Baca Juga:  Sinergi Polri dan Warga: Patroli Gabungan Gencarkan Sosialisasi Karhutla di Ulubongka

“Api sudah berhasil dikendalikan, tetapi masih ada asap di beberapa titik. Kami terus melakukan pemantauan dan penanganan semaksimal mungkin,” katanya.

Ia menambahkan, proses pemadaman dan pendinginan belum dapat dilakukan secara maksimal karena kondisi medan berupa perbukitan dan lembah yang terjal serta sulit dijangkau.

Petugas masih melakukan pemantauan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api, terutama karena lokasi kebakaran berada dekat dengan kawasan perusahaan tambak udang.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *