oleh

Kapolsek Ampana Tete Ungkap Penanganan Kebakaran Lahan di Padauloyo

-Touna-41 Dilihat

TOUNA – Kebakaran lahan terjadi di areal Kompi Dusun II, Desa Padauloyo, Kecamatan Ampana Tete, Kabupaten Tojo Una-Una, Selasa (6/10/2026) sekitar pukul 09.30 WITA.

Kapolsek Ampana Tete Polres Tojo Una-Una AKP Hartono mengatakan, api pertama kali diketahui muncul dari bagian belakang areal Kompi Dusun II dan kemudian merembet ke sekitar bangunan Kompi.

“Setelah mendapat informasi, kami bersama personel Polsek Ampana Tete dan petugas pemadam kebakaran langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman,” kata AKP Hartono.

Baca Juga:  Komplotan Pencuri Kabel Tower Lintas Kabupaten Diringkus, Wakapolres Touna Beberkan Kronologi Aksi Kejar-kejaran

Menurutnya, berdasarkan keterangan saksi, titik api diduga berasal dari puntung rokok yang dibuang oleh masyarakat yang melintas di sekitar lokasi. Namun, pihak kepolisian tetap melakukan pengumpulan bahan keterangan untuk memastikan penyebab kebakaran.

AKP Hartono menjelaskan, setibanya di lokasi, personel gabungan langsung melakukan pemadaman bersama dua unit kendaraan pemadam kebakaran. Api berhasil dikendalikan sekitar 10 menit setelah proses pemadaman dilakukan.

Baca Juga:  Antisipasi Barang Berbahaya, Polres Touna Lakukan Pemeriksaan Ketat Terhadap Pembesuk Tahanan

“Luas lahan yang terbakar diperkirakan sekitar satu hektare. Api berhasil dipadamkan sehingga tidak meluas ke area lainnya,” ujarnya.

Dalam penanganan tersebut, personel yang terlibat terdiri dari tiga personel Polri, 12 personel TNI, serta delapan petugas pemadam kebakaran.

Baca Juga:  Kapolsek Ampana Kota Pimpin Olah TKP Penemuan Jasad Nelayan di Bailo Baru

Kapolsek menegaskan, kepolisian telah mendatangi lokasi, membantu proses pemadaman, mengumpulkan bahan keterangan, serta membuat laporan terkait kejadian tersebut.

Tidak ada korban jiwa maupun kerugian materi dalam peristiwa kebakaran lahan tersebut. Masyarakat juga diimbau agar tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama di area lahan kering yang berpotensi memicu kebakaran.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *