oleh

Polisi Penolong, Satpolairud Touna Ajak Nelayan Jaga Kamtibmas

-Touna-20 Dilihat

Portal Sulteng, TOUNA – Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Tojo Una-Una terus mengintensifkan kehadiran personel di tengah masyarakat pesisir melalui program unggulan Kabaharkam Polri, Polisi Penolong.

Kegiatan tersebut dilaksanakan personel Satpolairud Polres Touna di wilayah pesisir Desa Labuan, Kecamatan Ratolindo, Kabupaten Tojo Una-Una, Sabtu (8/8/2026).

Kegiatan melibatkan Aiptu Andi Kusnawan, S.H., Aipda Samsul Nonci dan Yohanis Bajaji dengan sasaran utama warga masyarakat pesisir, khususnya para nelayan.

Kasat Polairud Polres Touna IPTU Kadek Agung Andiana Putra, S.H., mengatakan program Polisi Penolong merupakan bentuk nyata kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman dan pertolongan kepada masyarakat, khususnya warga yang beraktivitas di wilayah pesisir dan perairan.

Baca Juga:  Antisipasi Balap Liar, Satlantas Polres Touna Perketat Patroli Subuh Selama Ramadhan

Menurutnya, personel tidak hanya melakukan sambang dan memberikan imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), tetapi juga hadir membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan, termasuk nelayan maupun buruh pelabuhan dalam aktivitas menaikkan dan menurunkan barang dari kapal.

“Kehadiran personel di tengah masyarakat merupakan bagian dari upaya Polri untuk memberikan pelayanan secara langsung, mempercepat respons terhadap kebutuhan masyarakat serta menciptakan rasa aman di wilayah pesisir,” ujar IPTU Kadek Agung.

Dalam kegiatan tersebut, personel juga menyambangi para nelayan dan mengajak mereka bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas di lingkungan tempat tinggal maupun wilayah pesisir.

Baca Juga:  Polisi Penolong Satpolairud Touna Dapat Sambutan Positif Warga Pesisir

Para nelayan diingatkan untuk memperhatikan kondisi cuaca sebelum melaut serta memastikan perlengkapan keselamatan tersedia dan digunakan dengan baik guna mengantisipasi berbagai risiko saat beraktivitas di laut.

Selain aspek keselamatan, personel Satpolairud juga mengingatkan masyarakat agar menjaga kebersihan laut dan kawasan pesisir dengan tidak membuang sampah sembarangan.

Masyarakat nelayan juga diminta tidak melakukan praktik penangkapan ikan secara ilegal dan merusak, seperti menggunakan bom ikan, racun maupun alat tangkap yang dapat mengganggu keberlangsungan ekosistem laut.

IPTU Kadek Agung menambahkan, masyarakat pesisir yang membutuhkan bantuan kepolisian atau ingin melaporkan gangguan Kamtibmas namun terkendala mendatangi kantor polisi terdekat dapat memanfaatkan layanan Call Center Polri 110.

Baca Juga:  Hadirkan Rasa Aman bagi Jemaat, Personel Polsek Ampana Kota Jaga Ketat Ibadah Minggu

“Dengan adanya layanan ini, masyarakat memiliki akses untuk menyampaikan pengaduan maupun kebutuhan yang berkaitan dengan tugas kepolisian,” jelasnya.

Ia menegaskan, intensitas kehadiran personel Satpolairud di wilayah pesisir diharapkan semakin memperkuat komunikasi dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat nelayan.

Kegiatan tersebut juga mendapat sambutan positif dari masyarakat. Kehadiran personel dinilai memberikan rasa aman sekaligus membuka ruang komunikasi langsung antara warga pesisir dengan kepolisian.

“Yang terpenting adalah terjalinnya komunikasi dan kemitraan yang baik sehingga masyarakat merasa terlindungi dan dapat bersama-sama menjaga keamanan lingkungan,” kata IPTU Kadek Agung.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *