oleh

Program Polisi Penolong, Satpolairud Touna Bantu Masyarakat Pesisir

-Touna-15 Dilihat

Portal Sulteng, TOUNA – Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Tojo Una Una terus mengintensifkan kehadiran personel di wilayah pesisir melalui Program Unggulan Baharkam Polri “Polisi Penolong”.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Bantuga, Kecamatan Ampana Tete, Kabupaten Tojo Una Una, Jumat (3/7/2026), dengan menyasar masyarakat pesisir dan para nelayan.

Dalam kegiatan tersebut, personel Satpolairud yang terdiri dari AIPTU Andi Kusnawan, S.H., AIPDA Samsul Nonci, dan Bripka Yohanis Bajaji memberikan bantuan kepada nelayan maupun buruh pelabuhan, seperti membantu menurunkan dan menaikkan barang bawaan dari kapal. Selain itu, personel juga menyampaikan edukasi serta pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat pesisir.

Baca Juga:  Wujudkan Touna Aman, Kapolsek Ampana Kota Ingatkan Warga Tangkal Hoaks dan Knalpot Bising

Kasat Polairud Polres Tojo Una Una, IPTU Kadek Agung Andiana Putra, S.H., mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi Program Unggulan Baharkam Polri “Polisi Penolong” yang bertujuan menghadirkan Polri sebagai pelindung, pengayom, dan penolong masyarakat, khususnya di wilayah pesisir dan perairan.

“Melalui Program Polisi Penolong, kami ingin memastikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Personel tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga membantu aktivitas nelayan dan buruh pelabuhan serta mempercepat respons terhadap berbagai kebutuhan masyarakat pesisir,” ujar IPTU Kadek Agung Andiana Putra.

Selain memberikan bantuan, personel Satpolairud juga mengajak masyarakat pesisir untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungan masing-masing.

Baca Juga:  Satpolairud Polres Touna Bantu Aktivitas Nelayan dan Buruh Pelabuhan di Desa Labuan

Para nelayan diimbau agar selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum melaut serta memastikan perlengkapan keselamatan tersedia dan digunakan selama berada di laut.

Kasat Polairud juga menegaskan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan laut dengan tidak membuang sampah sembarangan maupun melakukan praktik penangkapan ikan secara ilegal yang dapat merusak ekosistem.

“Kami mengingatkan masyarakat agar menjaga kebersihan laut dan pesisir serta tidak melakukan penangkapan ikan menggunakan bom, racun, maupun alat tangkap yang merusak. Laut adalah sumber kehidupan yang harus dijaga bersama demi keberlangsungan generasi mendatang,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, masyarakat juga diberikan informasi mengenai layanan Call Center Polri 110 yang dapat dimanfaatkan untuk melaporkan gangguan kamtibmas maupun memperoleh pelayanan kepolisian apabila mengalami kendala untuk datang langsung ke kantor polisi.

Baca Juga:  Pastikan Arus Lalin Lancar di Lokasi Longsor, Personel Polsek Ulubongka Siaga di Perbatasan

Menurut IPTU Kadek Agung Andiana Putra, kehadiran personel Satpolairud di tengah masyarakat mendapat sambutan positif. Warga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas bantuan serta kepedulian yang diberikan personel Polri.

“Dengan kehadiran anggota di lapangan, kami berharap hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat pesisir semakin erat sehingga situasi kamtibmas tetap aman, masyarakat merasa terlindungi, dan pelayanan kepolisian dapat dirasakan secara nyata,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *