oleh

Polres Touna Bawa Harapan Baru, Bansos Humanis untuk Keluarga Eks Napiter

-Touna-207 Dilihat

Portal Sulteng, Touna – Polres Tojo Una-Una menunjukkan komitmen kuat dalam program deradikalisasi dan pembinaan masyarakat dengan menyelenggarakan penyerahan Bantuan Sosial (Bansos) bagi istri dan keluarga Eks Narapidana Terorisme (Napiter).

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Satuan Tugas (Satgas) II Preemtif Operasi Madago Raya 2025 di Halaman Markas Komando (Mako) Polres Tojo Una-Una pada hari Kamis (11/12/2025) pukul 09.00 WITA.

Baca Juga:  Bimtek Fungsi Kehumasan Polda Sulteng, Polres Tojo Una Una Raih 3 Kategori Penghargaan

Penyerahan Bansos ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk membantu pemulihan sosial-ekonomi keluarga yang ditinggalkan, sekaligus memastikan bahwa mereka tidak terisolasi dan dapat kembali berintegrasi penuh dengan masyarakat.

Acara penyerahan Bansos berupa paket sembako dilakukan secara simbolis oleh Kapolres Tojo Una-Una, AKBP Yanna Djayawidya, S.I.K, M.H., didampingi oleh Wakapolres, Kompol Mulyadi, dan Kasat Binmas, AKP Agus Habibie.

Baca Juga:  Polres Touna Terjunkan Personel Gabungan Amankan Pelepasan 57 Jemaah Calon Haji 2026

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Yanna Djayawidya menegaskan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata dari kehadiran negara dan Polri dalam memberikan kesempatan kedua bagi semua warga negara.

“Bantuan sosial ini bukan sekadar bantuan materiil, melainkan simbol bahwa kami, Kepolisian, hadir untuk merangkul dan membantu keluarga Eks Napiter agar bisa bangkit dan menatap masa depan yang lebih baik,” ujar AKBP Yanna Djayawidya.

Baca Juga:  Satlantas Polres Touna Gelar Blue Light Patrol, Jaga Kondusivitas Jalan Raya

“Kami berharap, melalui kegiatan Satgas II Preemtif Ops. Madago Raya 2025 ini, keluarga-keluarga yang menerima bantuan dapat merasakan kepedulian dari semua pihak,” tutupnya.

Kegiatan penyerahan Bansos ini berjalan lancar dan penuh kehangatan, menandai komitmen Polres Touna dalam mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat melalui pendekatan yang humanis dan preemtif.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *