oleh

Kapolsek Ampana Tete Ungkap Kondisi Terkini Kebakaran Hutan di Desa LonggeKapolsek Ampana Tete Ungkap Kondisi Terkini Kebakaran Hutan di Desa Longge

-Touna-6 Dilihat

Portal Sulteng, TOUNA – Kebakaran hutan terjadi di wilayah Desa Longge, Kecamatan Ampana Tete, Kabupaten Tojo Una-Una, Sabtu (8/8/2026) dini hari.

Petugas bersama pemerintah desa melakukan pengecekan lokasi kebakaran untuk memastikan kondisi terkini dan memantau titik api yang masih terlihat di kawasan pegunungan.

Pengecekan dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Longge Aipda Awaludin bersama Kepala Desa Longge Ainuddin S. Tahaku pada Minggu (9/8/2026) sekitar pukul 15.00 Wita.

Baca Juga:  Berani Bicara, Berani Bertindak: Kampanye 'Rise and Speak' Sambut Hari Polwan ke-77 di Ampana

Kapolsek Ampana Tete Polres Tojo Una-Una AKP Hartono menjelaskan, kebakaran diketahui terjadi pada Sabtu sekitar pukul 04.00 Wita. Api kemudian berupaya dipadamkan oleh kepala desa bersama masyarakat menggunakan peralatan seadanya yang dapat menjangkau lokasi.

“Api sudah dipadamkan oleh kepala desa bersama masyarakat dengan menggunakan alat seadanya yang bisa dijangkau. Luas hutan yang terbakar diperkirakan sekitar tiga hektare,” jelas AKP Hartono.

Baca Juga:  Lapas Ampana Laksanakan Penyembelihan dan Penyaluran Hewan Kurban Idul Adha 1446 H

Menurutnya, meski sebagian api telah berhasil dipadamkan, masih terdapat sejumlah titik api di kawasan puncak Gunung Batu Pongke, Desa Longge.

Kondisi medan yang sulit menjadi kendala dalam upaya pemadaman. Lokasi titik api berada di atas puncak gunung sehingga belum dapat dijangkau oleh masyarakat maupun petugas.

“Untuk saat ini masih ada titik-titik api di atas puncak Gunung Batu Pongke yang tidak bisa dijangkau karena kondisi medan, sehingga sulit untuk dilakukan pemadaman,” ungkapnya.

Baca Juga:  Satlantas Polres Touna Latih Polisi Cilik, AKP H. Siswanto: Tanamkan Disiplin dan Kesadaran Berlalu Lintas Sejak Dini

AKP Hartono mengatakan, pihaknya bersama pemerintah desa terus memantau perkembangan situasi di lokasi kebakaran. Pemantauan dilakukan untuk mengantisipasi meluasnya kebakaran, terutama apabila kondisi cuaca dan angin kembali mendukung penyebaran api.

“Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan serta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya titik api,” imbau Kapolsek.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *