Irwan Baco, Ada Batas Maksimal untuk Pengeluaran Dana Kampanye untuk Kontestan di Pilkada Tolitoli 2020

0
158
Irwan Baco

TOLITOLI, SULTENG, KPU Tolitoli menetapkan batasan pengeluaran dana kampanye bagi pasangan calon (Paslon) peserta pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tolitoli tahun 2020, maksimal sebesar Rp 13.607.590.000,-.

Hal itu sesuai Surat Keputusan KPU Tolitoli Nomor 88/PL.02.5-BA/7204/KPU-Kab/IX/2020, tertanggal 29 September 2020, tentang batasan pengeluaran dana kampanye pasangan calon pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tolitoli tahun 2020.

Pembatasan dana kampanye itu telah disepakati dalam rapat koordinasi kampanye yang digelar KPU Tolitoli dan dihadiri oleh 3 tim kampanye pasangan calon, dan Bawaslu Kabupaten Tolitoli di aula Kantor KPU Tolitoli, Selasa (29/9) siang.

Selain pembatasan dana kampanye, dalam surat keputusan itu, KPU Tolitoli juga menetapkan rincian atau item kegiatan yang dapat dilaksanakan oleh setiap Paslon di saat kampanye, hal itu telah disesuaikan dengan peraturan dan ketentuan terkait pelaksanaan Pilkada serentak lanjutan tahun 2020 sesuai protokoler kesehatan Covid-19.

“Kita juga menetapkan jumlah dan spesifikasi Alat Peraga Kampanye (APK) dan Bahan Kampanye (BK) yang difasilitasi KPU Kabupaten Tolitoli untuk seluruh pasangan calon. Selain APK dan BK yang difasilitasi oleh KPU, pasangan calon dapat menambah APK dan BK dengan jumlah dan spesifikasi yang di atur dalam PKPU 11 Tahun 2020 tentang Kampanye”, ucap Divisi Hukum KPU Tolitoli Irwan Baco kepada media ini, Selasa (29/9).

Lebih lanjut Irwan mengatakan, pembatasan pengeluaran dana kampanye dilakukan dengan cara menghitung total dari kegiatan kampanye, metode, jumlah kegiatan, jumlah peserta, standart biaya daerah, bahan kampanye yang diperlukan, cakupan wilayah dan kondisi geografis, logistik dan manajemen/konsultan yang dilaksanakan selama masa kampanye terhitung sejak tanggal 26 September 2020 – 5 Desember 2020.

Sehingga diharapkan, pasangan calon pada saat menyerahkan Laporan Dana Kampanye (LDK) nantinya tidak melebihi dari batasan pengeluaran dana kampanye yang ditetapkan oleh KPU Tolitoli.

Pembatasan dana kampanye akan mendorong setiap calon lebih kreatif untuk mendekati pemilih, dibanding hanya sekedar membagi-bagikan uang receh. Pada saat yang sama, masyarakat pemilih pun akan dididik untuk tidak lagi berpikir pragmatis dalam menentukan pilihan.

“Dengan begitu besarnya dampak positif yang akan diterima, pengaturan tentang pembatasan dana kampanye layak diacungi jempol,” ujar Irwan. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here